Badan Secret Service di Washington, AS menyatakan, Kepolisian Nasional Turki menangkap pria itu di Istanbul, Turki pada Jumat, 3 April lalu.
Demikian disampaikan Secret Service seperti diberitakan Los Angeles Times, Selasa (7/4/2009).
Juru bicara Secret Service, Ed Donovan mengatakan, tak ada ancaman bahaya yang kuat terhadap Obama. Dikatakan Donovan, Secret Service tidak merilis informasi apapun mengenai pria yang ditangkap karena mengancam membunuh Obama itu.
Diimbuhkannya, sesuai prosedur standar menyangkut ancaman terhadap presiden di luar negeri, Secret Service bekerja sama dengan otoritas Turki menyangkut kasus tesebut.
Presiden Obama tiba di Turki dua hari setelah pria tersebut ditangkap.

0 komentar:
Posting Komentar