Selasa, 07 April 2009

Hasil Investigasi Fokker Akan Lebih Cepat dari Kasus Casa Hilang


Penyebab jatuhnya pesawat Fokker 27 masih belum terang. Namun TNI AU memastikan investigasi akan lebih cepat dibandingkan dengan kasus hilangnya pesawat TNI AU jenis Casa-212 di Gunung Salak, Sukabumi Juni 2008 lalu.

"Akan lebih cepat dibanding Casa. Sebab kecelakaan di situ nggak ada saksi sama sekali. Kalau kecelakaan kali ini saksi banyak dari tower dan masyarakat," ujar Komandan Panglima Operasi TNI AU Marsekal Muda Imam Sufaat.

Hal itu dikatakan Imam usai memimpin upacara pemakaman 5 jenazah korban Fokker di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2009).

Imam menjamin, Fokker 27 yang berpenumpang 24 orang itu masih dalam kondisi layak terbang. Namun kejadian Senin kemarin karena cuaca buruk.

"Biasanya kan di situ nggak banjir. Tapi kemarin banjir, itu menunjukkan situasi sangat buruk," jelas dia.

Imam menambahkan, saat cuaca buruk, pilot juga berusaha tidak mendaratkan pesawat. "Pada waktu itu pilot meminta ke tower go around atau tetap terbang karena cuaca buruk tidak bisa mendarat," pungkas dia.

0 komentar:

Posting Komentar

 

aNak geMbeL Copyright © 2009 Flower Garden is Designed by Ipietoon for Tadpole's Notez Flower Image by Dapino